BREAKING
NEWS
Jokowi Terima Gelar Kehormatan Adat di NTT, Simbol Penghormatan terhadap Budaya dan Persatuan Bangsa 🔴 Dugaan Pemotongan Dana PIP di SMK Negeri 1 Nogosari Boyolali Jadi Sorotan, Pihak Terkait Diharapkan Berikan Klarifikasi 🔴 Pria Tewas Usai Dituduh Maling Ayam di Tabanan Bali, 5 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan 🔴 Rekomendasi Jasa Reklame di Jakarta Barat – Solusi Branding Profesional Bersama FerlindostAdvertising.com 🔴 Digital Printing & Cutting Sticker: Solusi Branding Modern untuk Bisnis di Era Visual 🔴 Jokowi Terima Gelar Kehormatan Adat di NTT, Simbol Penghormatan terhadap Budaya dan Persatuan Bangsa 🔴 Dugaan Pemotongan Dana PIP di SMK Negeri 1 Nogosari Boyolali Jadi Sorotan, Pihak Terkait Diharapkan Berikan Klarifikasi 🔴 Pria Tewas Usai Dituduh Maling Ayam di Tabanan Bali, 5 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan 🔴 Rekomendasi Jasa Reklame di Jakarta Barat – Solusi Branding Profesional Bersama FerlindostAdvertising.com 🔴 Digital Printing & Cutting Sticker: Solusi Branding Modern untuk Bisnis di Era Visual 🔴 Jokowi Terima Gelar Kehormatan Adat di NTT, Simbol Penghormatan terhadap Budaya dan Persatuan Bangsa 🔴 Dugaan Pemotongan Dana PIP di SMK Negeri 1 Nogosari Boyolali Jadi Sorotan, Pihak Terkait Diharapkan Berikan Klarifikasi 🔴 Pria Tewas Usai Dituduh Maling Ayam di Tabanan Bali, 5 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan 🔴 Rekomendasi Jasa Reklame di Jakarta Barat – Solusi Branding Profesional Bersama FerlindostAdvertising.com 🔴 Digital Printing & Cutting Sticker: Solusi Branding Modern untuk Bisnis di Era Visual 🔴
ADVERTISING CORONA SOLO RAYA DAERAH EKONOMI FINANCE HUKUM & KRIMINAL KULINER NASIONAL OTOMOTIF PARAWISATA PENDIDIKAN POLITIK PRESIDEN PROPERTI SEJARAH TEKNOLOGI ADVERTISING CORONA SOLO RAYA DAERAH EKONOMI FINANCE HUKUM & KRIMINAL KULINER NASIONAL OTOMOTIF PARAWISATA PENDIDIKAN POLITIK PRESIDEN PROPERTI SEJARAH TEKNOLOGI ADVERTISING CORONA SOLO RAYA DAERAH EKONOMI FINANCE HUKUM & KRIMINAL KULINER NASIONAL OTOMOTIF PARAWISATA PENDIDIKAN POLITIK PRESIDEN PROPERTI SEJARAH TEKNOLOGI ADVERTISING CORONA SOLO RAYA DAERAH EKONOMI FINANCE HUKUM & KRIMINAL KULINER NASIONAL OTOMOTIF PARAWISATA PENDIDIKAN POLITIK PRESIDEN PROPERTI SEJARAH TEKNOLOGI
â˜€ī¸ JAKARTA +32°C   ••   đŸŒ¤ī¸ Surabaya: Cerah Berawan 33°C   ••   đŸŒ§ī¸ Bandung: Hujan Ringan 24°C   ••   ⛅ Medan: Berawan 31°C   ••   â˜€ī¸ Makassar: Cerah 30°C   ••   â›ˆī¸ Palembang: Hujan Petir 27°C     |     â˜€ī¸ JAKARTA +32°C   ••   đŸŒ¤ī¸ Surabaya: Cerah Berawan 33°C   ••   đŸŒ§ī¸ Bandung: Hujan Ringan 24°C   ••   ⛅ Medan: Berawan 31°C   ••   â˜€ī¸ Makassar: Cerah 30°C   ••   â›ˆī¸ Palembang: Hujan Petir 27°C     |    
KUMPULAN ARSIP LIPUTAN

# PARAWISATA

Menampilkan total populasi 4 laporan berita terverifikasi

7 Rekomendasi Wisata Religi di Kota Solo, Jawa Tengah yang Wajib Dikunjungi

Surakarta (Solo) tidak hanya dikenal sebagai Kota Budaya, tetapi juga memiliki banyak destinasi wisata religi yang kaya akan nilai sejarah, arsitektur, dan toleransi antarumat beragama. Berikut beberapa tempat wisata religi yang layak masuk dalam daftar kunjungan Anda. 1. Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Masjid Raya Sheikh Zayed merupakan salah satu ikon baru Kota Solo. Masjid yang merupakan hibah dari Uni Emirat Arab ini memiliki arsitektur megah bergaya Timur Tengah dengan empat menara dan kubah yang indah. Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga menjadi destinasi wisata religi favorit karena memiliki taman yang luas, pusat edukasi Islam, serta sering menjadi lokasi kegiatan keagamaan berskala nasional. Daya tarik: Arsitektur megah. Kaligrafi dan ornamen khas Timur Tengah. Area wisata religi dan edukasi. 2. Masjid Agung Keraton Surakarta Masjid Agung Keraton Surakarta merupakan salah satu masjid tertua di Kota Solo yang dibangun pada masa Kesunanan Surakarta. Bangunannya masih mempertahankan arsitektur Jawa klasik dengan atap tajug bertingkat dan halaman yang luas. Masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus destinasi sejarah yang erat kaitannya dengan perkembangan Islam di Surakarta. 3. Masjid Laweyan Masjid Laweyan dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Surakarta dan diperkirakan telah berdiri sejak abad ke-16. Masjid ini memiliki perpaduan arsitektur Islam dan Jawa serta berada di kawasan Kampung Batik Laweyan yang bersejarah. Tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata religi sekaligus wisata budaya. 4. Masjid Al Wustho Mangkunegaran Masjid Al Wustho merupakan masjid bersejarah milik Pura Mangkunegaran. Bangunan ini memiliki perpaduan arsitektur Jawa dan Eropa serta menjadi salah satu peninggalan penting Kerajaan Mangkunegaran. 5. Gua Maria Mojosongo Bagi umat Katolik, Gua Maria Mojosongo menjadi salah satu tujuan ziarah yang terkenal di Solo. Suasananya tenang, rindang, dan nyaman untuk doa maupun refleksi. Tempat ini juga banyak dikunjungi wisatawan dari luar kota, terutama pada bulan-bulan ziarah. 6. Vihara Dhamma Sundara. Vihara Dhamma Sundara merupakan salah satu tempat ibadah umat Buddha di Solo yang juga terbuka bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya dan nilai-nilai spiritual Buddha. Bangunannya memiliki arsitektur khas dengan suasana yang damai. 7. Gereja Katolik Santo Ignatius Danan Gereja bersejarah ini menjadi salah satu pusat kegiatan umat Katolik di Kota Solo. Selain digunakan untuk beribadah, gereja ini memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang menarik untuk dipelajari. Solo, Kota Toleransi dan Harmoni Keunikan wisata religi di Solo tidak hanya terletak pada bangunan-bangunan bersejarahnya, tetapi juga pada kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama. Dalam satu kota, wisatawan dapat menemukan masjid, gereja, vihara, hingga gua doa yang berdiri berdampingan dan menjadi bagian dari kekayaan budaya Kota Solo. Bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan yang menenangkan sekaligus memperkaya wawasan sejarah dan budaya, destinasi-destinasi religi di Kota Solo menjadi pilihan yang sangat layak untuk dikunjungi.

âœī¸ SIMPULNEWS.BIZ.ID  •  📅 29 Juni 2026 BACA ANALISIS »

5 Tempat Wisata di Kabupaten Karanganyar yang Wajib Dikunjungi

Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di lereng Gunung Lawu. Dikenal dengan udara yang sejuk, panorama alam yang memukau, serta kekayaan sejarah dan budaya, Karanganyar menawarkan berbagai pilihan wisata yang cocok untuk keluarga, pecinta alam, hingga pencinta sejarah. Jika Anda berencana berlibur ke Karanganyar, berikut lima tempat wisata yang wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda. 1. Air Terjun Grojogan Sewu Air Terjun Grojogan Sewu menjadi ikon wisata Kabupaten Karanganyar yang telah dikenal sejak puluhan tahun lalu. Berlokasi di kawasan Tawangmangu, air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 81 meter dan dikelilingi hutan pinus yang masih alami. Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus menuruni ratusan anak tangga yang menawarkan pemandangan hijau nan asri. Selain menikmati keindahan air terjun, wisatawan juga dapat berinteraksi dengan monyet liar yang hidup di sekitar kawasan. Udara yang sejuk menjadikan Grojogan Sewu sebagai tempat ideal untuk melepas penat. 2. Candi Sukuh Bagi pecinta sejarah, Candi Sukuh merupakan destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Candi peninggalan Kerajaan Majapahit ini berada di lereng Gunung Lawu pada ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut. Keunikan Candi Sukuh terletak pada bentuk bangunannya yang menyerupai piramida bertingkat, berbeda dengan candi-candi Hindu lainnya di Indonesia. Relief-relief yang terdapat di candi juga menjadi daya tarik tersendiri karena menggambarkan kehidupan masyarakat Jawa pada masa lampau. 3. Air Terjun Jumog Air Terjun Jumog sering dijuluki sebagai "Surga yang Hilang" karena keindahan alamnya yang masih sangat alami. Berlokasi di Kecamatan Ngargoyoso, air terjun ini menawarkan suasana yang tenang dengan air yang jernih serta pepohonan rindang. Berbeda dengan Grojogan Sewu, akses menuju Air Terjun Jumog relatif lebih mudah sehingga cocok dikunjungi oleh keluarga maupun wisatawan lanjut usia. Di sekitar kawasan juga tersedia gazebo, restoran, dan area bermain anak. 4. Kemuning Sky Hills Kemuning Sky Hills merupakan destinasi wisata modern yang sedang populer di Karanganyar. Tempat ini menawarkan jembatan kaca (Sky Bridge) yang membentang di atas perbukitan dengan panorama kebun teh dan Gunung Lawu. Selain menjadi lokasi favorit untuk berfoto, wisatawan juga dapat menikmati udara pegunungan yang sejuk sambil menikmati kopi dan kuliner khas di kafe yang tersedia. Saat cuaca cerah, pemandangan matahari terbit maupun matahari terbenam dari kawasan ini menjadi daya tarik utama. 5. The Lawu Park The Lawu Park merupakan destinasi wisata keluarga yang menggabungkan konsep rekreasi, edukasi, dan alam. Berlokasi di kawasan Tawangmangu, tempat ini menawarkan berbagai wahana permainan, area outbound, glamping (glamorous camping), hingga restoran dengan pemandangan pegunungan. Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana malam di lereng Gunung Lawu, tersedia penginapan dengan konsep kabin kayu yang nyaman. The Lawu Park menjadi pilihan tepat untuk liburan bersama keluarga maupun rombongan. Penutup Kabupaten Karanganyar memiliki pesona wisata yang lengkap, mulai dari air terjun yang menawan, situs sejarah peninggalan Majapahit, hingga destinasi wisata modern dengan panorama pegunungan yang memukau. Keindahan alam yang dipadukan dengan udara sejuk khas lereng Gunung Lawu membuat Karanganyar menjadi salah satu tujuan wisata terbaik di Jawa Tengah. Jika Anda berkunjung ke Karanganyar, jangan lewatkan lima destinasi tersebut agar pengalaman liburan semakin berkesan. Selain menikmati keindahan alam, Anda juga dapat mengenal lebih dekat sejarah, budaya, dan keramahan masyarakat yang menjadi ciri khas Kabupaten Karanganyar

âœī¸ SIMPULNEWS.BIZ.ID  •  📅 25 Juni 2026 BACA ANALISIS »

Bukit Nane Selayar: Surga Tersembunyi dengan Panorama Mirip Pulau Padar

Bukit Nane, Destinasi Wisata Ikonik di Kepulauan Selayar Bukit Nane merupakan salah satu destinasi wisata alam yang sedang populer di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Berlokasi di Pulau Polassi, Kecamatan Bontosikuyu, bukit ini menawarkan panorama alam yang memukau dengan perpaduan perbukitan hijau, laut biru kehijauan, dan hamparan pulau-pulau kecil yang terlihat dari ketinggian. Keindahan Bukit Nane sering dibandingkan dengan Pulau Padar di Labuan Bajo karena memiliki kontur perbukitan yang menjorok ke laut dan menyajikan pemandangan eksotis dari puncaknya. Tidak heran jika lokasi ini menjadi salah satu spot favorit wisatawan untuk berfoto dan menikmati keindahan alam Selayar. Pesona Alam Bukit Nane Dari puncak Bukit Nane, pengunjung dapat menikmati pemandangan laut berwarna biru toska yang berpadu dengan pasir putih di sepanjang pesisir Pulau Polassi. Saat cuaca cerah, panorama yang terlihat begitu menakjubkan dan sangat cocok untuk fotografi maupun konten media sosial. Selain panorama laut yang mempesona, Bukit Nane juga menawarkan suasana yang tenang dan alami. Belum banyak wisatawan yang datang dibandingkan destinasi populer lainnya di Indonesia, sehingga pengunjung dapat menikmati keindahan alam yang masih asri dan jauh dari keramaian. Lokasi dan Cara Menuju Bukit Nane Bukit Nane berada di Pulau Polassi yang termasuk wilayah Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Dari Kota Benteng, ibu kota Kepulauan Selayar, wisatawan dapat menempuh perjalanan darat menuju wilayah Bontosikuyu, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan kapal laut menuju Pulau Polassi dengan waktu tempuh sekitar 2 hingga 3 jam. Perjalanan menuju Bukit Nane memang membutuhkan usaha lebih, namun seluruh rasa lelah akan terbayar ketika tiba di puncak dan menyaksikan keindahan alam yang luar biasa. Waktu Terbaik Berkunjung Waktu terbaik untuk mengunjungi Bukit Nane adalah pada pagi atau sore hari. Pada pagi hari, udara terasa lebih sejuk dan cahaya matahari sangat cocok untuk fotografi. Sementara saat sore hari, pengunjung dapat menikmati panorama matahari terbenam yang indah dengan latar laut lepas Kepulauan Selayar. Potensi Wisata Unggulan Selayar Bukit Nane menjadi salah satu destinasi unggulan yang memperkuat posisi Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai daerah wisata bahari dan ekowisata di Sulawesi Selatan. Bersama Taman Nasional Taka Bonerate, Pulau Bahuluang, dan berbagai pantai eksotis lainnya, Bukit Nane menjadi bukti bahwa Selayar memiliki potensi wisata kelas dunia yang layak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Penutup Bukit Nane adalah destinasi wisata alam yang wajib masuk dalam daftar kunjungan saat berada di Kabupaten Kepulauan Selayar. Keindahan perbukitan yang berpadu dengan laut biru jernih menciptakan panorama yang sulit dilupakan. Dengan pesona yang sering disebut mirip Pulau Padar di Labuan Bajo, Bukit Nane menjadi salah satu surga tersembunyi di Sulawesi Selatan yang patut dipromosikan kepada dunia.

âœī¸ SIMPULNEWS.BIZ.ID  •  📅 23 Juni 2026 BACA ANALISIS »

Kabupaten Kepulauan Selayar, Permata Bahari di Selatan Sulawesi

Mengenal Kabupaten Kepulauan Selayar Kabupaten Kepulauan Selayar merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan yang terletak di bagian paling selatan Pulau Sulawesi. Wilayah ini dikenal sebagai gerbang menuju kawasan timur Indonesia dan memiliki kekayaan alam bahari yang luar biasa. Kabupaten ini terdiri dari gugusan pulau-pulau yang membentang dari utara ke selatan, dengan ibu kota berada di Benteng. Secara geografis, Kepulauan Selayar memiliki posisi strategis karena berada di jalur pelayaran antara Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku. Kondisi ini menjadikan Selayar sebagai daerah yang kaya akan budaya maritim, perikanan, serta potensi wisata bahari. Sejarah Singkat Nama Selayar telah dikenal sejak masa perdagangan rempah-rempah Nusantara. Wilayah ini menjadi tempat persinggahan para pelaut dan pedagang dari berbagai daerah bahkan mancanegara. Budaya maritim yang kuat masih dapat ditemukan hingga saat ini melalui tradisi masyarakat pesisir, kerajinan perahu, serta berbagai kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun. Surga Wisata Bahari Daya tarik utama Kepulauan Selayar terletak pada keindahan laut dan pulau-pulau eksotisnya. Salah satu destinasi paling terkenal adalah Taman Nasional Taka Bonerate yang merupakan salah satu atol terbesar di dunia. Kawasan ini menawarkan pemandangan bawah laut yang spektakuler dengan terumbu karang yang masih alami serta beragam spesies ikan tropis. Selain Taka Bonerate, wisatawan juga dapat menikmati keindahan Pantai Selayar, Pantai Liang Kareta, Pulau Gusung, dan Pulau Bahuluang yang memiliki pasir putih serta air laut yang jernih. Berbagai aktivitas seperti snorkeling, diving, memancing, hingga wisata pulau menjadi daya tarik utama daerah ini. Potensi Ekonomi Sektor perikanan menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Selayar. Hasil laut seperti ikan, rumput laut, dan berbagai produk perikanan lainnya menjadi komoditas unggulan. Selain itu, sektor pariwisata terus berkembang dan menjadi sumber pendapatan baru yang menjanjikan bagi masyarakat setempat. Budaya dan Kearifan Lokal Masyarakat Selayar dikenal ramah dan masih memegang teguh adat istiadat. Berbagai kesenian tradisional, upacara adat, serta kuliner khas daerah menjadi bagian penting dari identitas budaya Selayar. Keberagaman budaya tersebut merupakan hasil perpaduan pengaruh Bugis, Makassar, dan budaya maritim Nusantara. Penutup Kabupaten Kepulauan Selayar adalah destinasi yang menawarkan perpaduan sempurna antara keindahan alam, kekayaan budaya, dan potensi ekonomi maritim. Dengan pesona laut yang memukau, pulau-pulau eksotis, serta masyarakat yang ramah, Selayar layak menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Indonesia. Bagi pecinta wisata bahari, Kepulauan Selayar adalah surga tersembunyi yang menunggu untuk dijelajahi.

âœī¸ SIMPULNEWS.BIZ.ID  •  📅 23 Juni 2026 BACA ANALISIS »